Selasa, 15 Januari 2013

jemari

Jemari

saat pergantian pelajaran bersama dia ...

Kami melangkah berdua 
dikoridor yang ramai 
tanpa sedikit pun memandang satu sama lain.

namun kelingkingnya 
menemukan kelingkingku
mengaitkan diri kami
jadi satu .

dan setiap suara
dikoridor itu pun lenyap
hingga satu - satunya suaranya yang bisa kudengar
adalah bisikan jemari kami 

Kunci Pintu Hatimu


Kunci  pintu Hatimu

kutuliskan pena pada coretan kecil dengan cahaya lampu
ditemani bintang saat malam menjelang,
Tertuju hanya untuk satu orang, dan itu kamu .
ingin rasanya mengalahkan harumnya bunga,
ingin mengalahkan kerasnya  ombak laut,
ingin mengalahkan suara petir langit gelap.
karena aku tahu, aku bisa
dan aku mampu melakukannya.
Namun hal yang belum bisa aku kalahkan sampai saat ini,
dimana aku belum bisa menerobos pintu hatimu
 yang tertutup luka lama yang berdebu,
rasa akan takut tentang kegagalan di masa lalu.
berikan aku kepercayaan untuk memegang kunci hatimu,
Agar aku bisa membuka kembali pintu hatimu,
karena aku yakin bisa memberikanmu kebahagiaan.
dan cinta untukmu sekarang dan selamanya. 

Tuhan

Tuhan

Tuhan aku hanya  manusia biasa
yang terlahir dari rahim ibu
Tuhan aku hanya manusia biasa
yang masih banyak kekurangan
Tuhan aku hanya manusia biasa 
yang masih membutuhkan pelukanmu
yang membutuhkan kasih sayangmu
yang membutuhkan ridhomu...

Tuhan,, aku tidak bisa membalas jasa ibuku
Setitik air susunya saja aku tidak bisa membalasnya
biar pun ku bawa keliling 7 kali ka'bah di atas pundakku
Tuhan,, Tapi aku tidak hanya terdiam menikmati kasih sayang
maka dari itu Tuhan,, Hanya kepadamu aku meminta
Berikanlah kebahagiaan, Kesehatan selalu buat ibuku
Karena ibu malaikat Nyata yang kau kirim kepadaku
Hanya kepadamu Tuhan aku meminta semua ini